KISAH NYATA PENCULIKAN SEORANG GADIS MUTAWASITHAH (SMP) DI RIYADH

Kisah ini disampaikan seorang guru Qur’an Doktorah Raawiyah…

Sebelum mengakhiri pelajaran, seperti biasa beliau menyelipkan beberapa nasihat, tapi kali ini nasihatnya adalah kisah nyata yang terjadi di Riyadh.

“Yaa Akhwaat… Apa telah sampai berita kepada kalian tentang penculikan seorang gadis mutawasithah (SMP) Sepekan lalu?”

dan tidak ada satupun dari kami mengetahui berita tersebut. Continue Reading

Makinatul Aminah, Penghafal Alquran Cilik Asal Jember

Usianya baru 8 tahun, namun Makinatul Aminah sudah hafal 15 juz Alquran dan memenangi Hafalan Alquran tingkat Provinsi Jatim. Sungguh suatu prestasi yang membanggakan.

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran (diingat), maka adakah orang yang mengambil pelajaran”. Continue Reading

Bolehkah Mudhaf Ilaih Memakai Isim Nakirah?


Seorang rekan bertanya, bolehkah “mudhaf ilaih” memakai “isim nakirah”?

Jawab :

Ada 4 (empat) macam “idhafah” :

1. Al-Laamiyyah : yaitu idhafah yang mengandung makna “Laam“ yang memberikan faidah “kepemilikan” atau “pengkhususan”. Contoh yang bermakna kepemilikan :

هذا حصان عليّ

Hadza hishanu ‘aliyyin (ini adalah kuda milik ‘Ali).

Continue Reading

ORANG-ORANG YANG MEMAKMURKAN MASJID

Allat Ta’ala berfirman :

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آَمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآَتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

”Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” [At-Taubah : 18]. Continue Reading

UMAT ISLAM, SAKSI BAGI UMAT SEBELUMNYA


Allah Ta’ala berfirman :

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا

“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu” [Al-Baqarah : 143]. Continue Reading

JANGAN NGE-GOSIP DONG…!

 

Definisi gosip

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan sebagai berikut :

Gosip : obrolan tt orang-orang lain; cerita negatif tt seseorang; pergunjingan: keretakan rumah tangga itu berasal dr ~ yg sampai ke telinga istrinya dan dipercayainya begitu saja tanpa diteliti lebih dulu;[1]

Di dalam syari’at Islam dikenal terminologi “ghibah”, yang didefinisikan oleh Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam dengan :

Engkau membicarakan saudaramu dengan hal yang dia benci[2]

Allah Ta’ala menyebutkan perkara ghibah ini di dalam surat al-Hujurat ayat 12 :

(artinya) “dan janganlah kalian menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” Continue Reading

Crane Runway Girders

Crane Runway Girders

OBJECTIVE/SCOPE

To present the structural functions of the crane runway girder and to give design guidance on the girder and on its various components.

PREREQUISITES

Lectures 1B.5: Introduction to Design of Industrial Buildings

Lectures 6.6: Buckling of Real Structural Elements

Lectures 7.9: Unrestrained Beams

Lectures 8.4: Plate Girder Behaviour and Design

Lectures 11: Connection Design: Static Loading

RELATED LECTURES

Lectures 12: Fatigue

Lecture 14.1.1: Single Storey Buildings: Introduction and Primary Structure

Lecture 14.1.2: Single Storey Buildings: Envelope and Secondary Structure

Lecture 14.3: Analysis of Portal Frames: Plastic Analysis Continue Reading

TERGANTUNG NIATNYA

وعن أبي يزيد معن بن يزيد بن الأخنس رضي الله عنهم، وهو وأبوه وجده صحابيون، قال: كان أبي يزيد أخرج دنانير يتصدق بها فوضعها عند رجل في المسجد فجئت فأخذتها فأتيته بها، فقال: والله ما إياك أردت فخاصمته إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: لك ما نويت يا يزيد، ولك ما أخذت يا معن

“Dari Abu Yazid Ma’n bin Yazid bin al-Akhnas –semoga Allah meridhai mereka- dia, bapaknya dan kakeknya adalah sahabat Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam, dia berkata : Yazid ayahku pernah bersedekah beberapa dinar dan meletakkannya di sisi seseorang[1] di masjid. Aku mendatangi dan mengambilnya, kemudian membawanya kepada ayahku. Dia berkata : Demi Allah, aku tidak bermaksud bersedekah untukmu. Aku pun mengadukan hal ini kepada Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam. Beliau berkata, “Wahai Yazid, bagimu apa yang engkau niatkan, dan wahai Ma’n, buatmu apa yang engkau ambil”. [H.R. Bukhari : 1333].

Faidah :

  1. Apa yang didapatkan oleh seseorang adalah sesuai dengan niatnya, meskipun keadaannya tidak sesuai dengan niatnya. Contoh lain : misalkan ada seseorang yang tidak bisa membedakan antara haji dan ‘umrah, kemudian dia berniat ‘umrah bersama orang banyak yang sedang melakukan haji, dia pun mengikuti mereka berkata “Labbaika hajja”. Maka tetap terhitung baginya ‘umrah, bukan haji.
  2. Diperbolehkannya sedekah kepada anak. Dalilnya adalah hadist Abdullah bin Mas’ud –semoga Allah meridhainya- yang mana dia berkata kepada Zainab istrinya yang hendak bersedekah, “Suami dan anakmu lebih berhak untuk mendapakan sedekahmu”, sedangkan Abdullah termasuk orang yang faqir. Istrinya menjawab, “Tidak, sampai aku tanyakan lebih dahulu kepada Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam”. Beliau bersabda, “Abdullah benar, suami dan anakmu lebih berhak untuk mendapatkan sedekahmu”.
  3. Diperbolehkan memberikan zakat kepada anak selama tidak diniatkan untuk menggugurkan kewajibannya kepada anaknya tersebut. Misalnya yaitu supaya anaknya dapat membayar hutangnya.

Wallohu a’lam.

Referensi : Syarah Riyadhu ash-Shalihin oleh Muhammad ibn Shalih al-‘Utsaimin (w. 1421 H)


[1] Yaitu mewakilkan sedekahnya kepada orang itu, supaya membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Ini sebagaimana yang dijelaskan oleh al-hafidz Ibnu Hajar di dalam Fathu al-Bariy

ISTRIKU BERTAUBAT, MENGAKUI PERSELINGKUHANNYA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Saya telah beristri dan dikaruniai empat orang anak. Istri saya berhijab sejak beberapa tahun lalu. Dia sekarang sangat agamis dan taat beragama. Dia memberi saya informasi-informasi agama yang sangat banyak, tentang agama yang lurus, tentang jalan iman dan hukum halal dan haram.
Begitu kuatnya dalam beragama dan memegang amanah hingga dia mengakui perselingkuhannya pada masa-masa lampau. Dia mengaku sangat menyesal dan siap menerima hukuman apapun untuk menebus dosa. Sejak saat itu saya stres berat. Saya bingung tidak mengetahui apa yang harus saya perbuat, apakah saya membunuhnya atau menceraikanya atau menghalanginya dari anak-anaknya, saya harus bunuh diri? Mohon nasehat dan fatwanya. Continue Reading

SEKILAS TENTANG JIN

Bismillah, wa al-hamdulillah, wa ash-shalatu wa as-salaamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala Alihi wa Shahbihi wa man waalah. Amma ba’du

 

Pendahuluan

 

Hal-hal yang berkaitan dengan jin termasuk hal-hal yang ghaib yang pada asalnya di luar jangkauan manusia. Oleh karenanya semua informasi yang berkaitan dengan jin tidak mungkin di dapat melainkan dengan perantaraan wahyu. Hanya saja wahyu itu ada dua macam, yaitu wahyu yang datang dari Allah Ta’ala dan disampaikan melalui perantaraan Nabi, dan wahyu yang datangnya dari setan yang disampaikan oleh para wali setan.

Allah Ta’ala berfirman (artinya):

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebagian mereka mewahyukan (membisikkan) kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). [QS. al-An’am : 112]

  Continue Reading

BEBERAPA PELAJARAN DAN FAIDAH HADIST NIAT

 

Teks Hadist:

 

وعن أمير المؤمنين أبي حفص عمر بن الخطاب رضي الله عنه، قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى، فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله، ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها، أو امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه

(متفق على صحته)

  Continue Reading

HUKUM BERTEPUK TANGAN

Syaik Ibnu Baz ditanya :

Apakah bertepuk tangan dalam suatu acara atau pesta diperbolehkan, ataukah itu termasuk perbuatan makruh?

Continue Reading

Ibnu Katsir (701-774 H)

Nama lengkapnya adalah Abul Fida’, Imaduddin Ismail bin Umar bin Katsir al-Qurasyi al-Bushrawi ad-Dimasyqi, lebih dikenal dengan nama Ibnu Katsir. Beliau lahir pada tahun 701 H di sebuah desa yang menjadi bagian dari kota Bashra di negeri Syam. Pada usia 4 tahun, ayah beliau meninggal sehingga kemudian Ibnu Katsir diasuh oleh pamannya. Pada tahun 706 H, beliau pindah dan menetap di kota Damaskus. Continue Reading

Malaysia Akan Tindak Tegas Para Pemurtad

KUALA LUMPUR — Wakil Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin meminta orang tua untuk melaporkan guru yang berusaha menyebarkan kepercayaan lain dikalangan anak-anak Muslim. Muhyiddin juga meminta Departemen Agama Islam di setiap negara bagian untuk mengambil tindakan tegas kepada kelompok yang berupaya menyebarkan agama lain terhadap kalangan Muslim di Malaysia.  Continue Reading

SIAPA SANG JURU SELAMAT?

Oleh: Mamduh Farhan al-Buhairi

Wanita Kristen dari Malaysia itu berkata di dalam surat kepada temannya di Indonesia:

“Akan tetapi, jika kamu percaya pada Yesus bahwa Dialah juru selamat manusia, percayalah kamu pasti diselamatkan.

Jawab:

Saya katakan: Bahkan percayalah Anda, bahwa pikiran adanya juru selamat bagi manusia adalah pokok pemikiran Yahudi. Oleh karena itulah orang-orang Yahudi hingga hari ini mengimani adanya juru selamat bagi mereka. Yahudi terbagi menjadi dua kelompok, sekte SafaradimTunjukkan huruf latin (Ambassaradim) dan sekte Eskanazim (Ashkenazim), dan masing-masing sekte mengeklaim bahwa dia memiliki juru selamat yang berbeda dengan sekte lain tentang penyebutan nama juru selamat tersebut. Safaradim berkeyakinan bahwa juru selamat bagi mereka adalah Svardia, sedang Eskanazim berkeyakinan bahwa juru selamat mereka adalah Shkinazia. Dikarenakan agama Yahudi jauh lebih kuno daripada Nasrani, dan demi kemaslahatannya dalam perubahan Kitab Suci setelah Taurat agar yang tetap ada agama mereka yang batil, dan tetap ada juga keimanan mereka kepada Nabi-Nabi mereka saja tanpa Nabi-Nabi Allah, dan Rasul-Nya yang Allah utus untuk seluruh manusia; untuk tujuan ini semua, mereka turut andil dalam mengubah-ubah Bibel, lalu memasukkan pemikiran “juru selamat baru” padanya. Dan sebelumnya mereka telah menuduh zina Maria h,  dan merekalah yang telah membunuh al-Masih (seperti keyakinan Nasrani). Continue Reading