1. Hukum mengamalkan hadist shahih

Hadist shahih adalah hujjah syari’i. Seorang muslim tidak diperkenankan meninggalkan mengamalkan hadist shahih.

2. Hakikat hadist shahih/ ghairu shahih

Hadist Shahih : hadist yang memenuhi lima syarat keshahihan hadist.

Hadist Ghairu Shahih : hadist yang tidak memenuhi salah satu atau lebih syarat-syarat keshahihan hadist.

3. Kitab hadist shahih yang pertama kali

Kitab Shahih Bukhari[1] kemudian Shahih Muslim[2].

4. Kitab hadist yang paling shahih

Kitab Shahih Bukhari lebih shahih dibandingkan dengan Shahih Muslim

5. Apakah kitab Shahih Bukhari dan Muslim telah memuat seluruh hadist shahih?

Tidak semua hadist yang shahih terdapat di dalam kedua kitab Shahih Bukhari dan Muslim.

Imam Muslim berkata : ليس كلّ شئ عندي صحيح وضعتُه ههنا

“Tidak semua hadist yang saya pandang shahih saya masukkan di kitab ini”[3]

Imam Bukhari berkata : ما أدخلت في كتاب الجامع إلا ما صح وتركت من الصحاح مخافة الطول

“Tidaklah saya masukkan ke dalam kitab “al Jami’” kecuali hadist yang shahih, dan saya tidak memasukkan hadist-hadist shahih yang lainnya karena khawatir menjadi terlalu panjang[4] (yakni menjadikan kitab beliau terlalu tebal –red).

6. Apakah jumlah hadist shahih yang ditinggalkan oleh Bukhari dan Muslim (dalam kedua kitab sahihnya) banyak?

Imam Bukhari berkata : وما تركت مِن الصحّاح أكثر

“Hadist shahih yang tidak saya masukkan ke dalam kitab (Jami’ as Shahih) lebih banyak jumlahnya”[5]

7. Jumlah hadist di dalam Sahihain

Dalam Shahih Bukhari : 7275 hadist termasuk hadist yang diulang-ulang. Bila tanpa pengulangan berjumlah 4000 an[6].

Dalam Shahih Muslim : 12000 an hadist termasuk yang diulang-ulang. Bila tanpa pengulangan berjumlah 4000 an.

8. Pengertian muttafaq ’alaih

Muttafaq ’alaih : yaitu hadist-hadist yang disepakati keshahihannya di dalam Shahih Bukhari dan Muslim

Ibn Shalah berkata : Kesepakatan ummat dalam menerima kedua kitab Shahih Bukhari dan Muslim memberikan konsekuensi akan kesepakatan penerimaan mereka akan hadist-hadist yang ada di dalam keduanya.

9. Apakah hadist shahih disyaratkan harus ’aziz(sebagaimana dinyatakan oleh al Jubba’i al mu’taziliy dan Imam al Hakim)

’Aziz bukanlah syarat sebuah hadist dinyatakan shahih, bahkan hadist gharib juga terkadang masuk ke dalam hadist shahih (yakni selama hadist tersebut memenuhi persyaratan hadist shahih).


[1] Yaitu kitab “al Jami’ ash Shahih”, ditulis oleh Abu ‘Abdillah Muhammad ibn Isma’il ibn Ibrahim ibn al Mughirah ibn al Bardizbah al Ju’fiy rahimahullah (194-256 H).

[2] Kitab “Shahih Muslim”, ditulis oleh Abul Husain Muslim ibn al Hajjaj ibn Muslim al Qusyairiy an Naisaburiy rahimahullah (W. 204 H)

[3] Tadribu ar Rawiy (1/98)

[4] Idem.

[5] Sebagaimana dinukil oleh al Hazimiy dan al Isma’iliyIbnu Shalah berkata, “Kitab al Mustadrok kepunyaan Al Hakim adalah kitab yang besar, yang memuat hadist-hadist shahih yang tidak terdapat di dalam shahihain” [Tadribu ar Rawiy (1/99)]

[6] Syaikhul Islam (Ibnu Hajar –red) rahimahullah berkata, “Hitungan tersebut, mereka hanyalah taklid kepada al Hamawiy, karena al Bukhari ditulis darinya, dia menghitung bab-babnya kemudian menjumlahkannya. Kemudian orang-orang sesudahnya taklid karena memandang bahwa dialah perawi kitab yang telah memberikan perhatian yang penuh terhadap kitab tersebut. Sungguh saya telah menghitung dan menelitinya, maka saya dapati jumlah hadistnya dengan pengulangan, selain yang mu’allaq dan mutaba’ mencapai 6397 hadist. Sedangkan tanpa pengulangan sebanyak 2513 hadist. Jumlah hadist mu’allaq sebanyak 1341 hadist, kebanyakannya berisi pokok matannya saja, dan yang tidak ditakhrij sebanyak 160 hadist. Jumlah hadist mutaba’ dan tanbih atas perbedaan riwayat sebanyak 384 hadist”. [Tadrib ar Rawiy (1/103)]

About these ads

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

One response »

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s