HADIST MAUQUF

وَما أضفْتَه إلي الأصْحَابِ مِنْ       قوْلٍِ و فِعلٍ فَهْوَ مَوْقوفٌ زُكِنْ

“ dan (riwayat) yang disandarkan kepada para sahabat, baik berupa ucapan maupun perbuatan dikenal dengan istilah mauquf.”

 

Penjelasan :

Syaikh Ali bin Hasan al Halabiy hafidzahullah berkata[1] :

 

Sahabat : yaitu orang yang berjumpa dengan Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam, beriman kepada beliau dan mati dalam keadaan Islam.

Mauquf : yaitu riwayat yang datangnya dari sahabat -semoga Allah meridhai mereka semua- berupa ucapan, perbuatan dan taqrir (persetujuan) mereka. Jadi riwayat tersebut berhenti pada mereka, tidak sampai kepada Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam.

Contoh :

Mauquf Qauliy (Ucapan) : Ali bin Abi Thalib radhiyallohu ‘anhu berkata, “Bicaralah kepada orang lain dengan apa yang mereka pahami. Apakah kalian ingin Allah dan RasulNya didustakan?”[2]

 

Mauquf Fi’liy (perbuatan) : Imam Bukhari meriwayatkan, “Ibnu Abbas radhiyallohu ‘anhu menjadi imam shalat dengan tayammum.”[3]

Mauquf Taqririy (persetujuan) : yaitu seperti perkataan seorang tabi’in, “aku mengerjakan demikian di hadapan sahabat dan tidak diingkarinya.”

Allohu a’lam.


[1] At Ta’liqat al Atsariyah [31-32]

[2] Sahih Bukhari, diriwayatkan secara Mu’allaq.

[3] Sahih Bukhari, diriwayatkan secara Mu’allaq.

About these ads

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s