Allah Ta’ala berfirman :

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan ingatlah ketika ia berkata kepada anaknya untuk menasihatinya, “Wahai anakku, janganlah kamu menyekutukan Allah dengan yang lain, karena sesungguhnya menyekutukan Allah adalah suatu kezaliman yang besar.”(Luqman : 13)

Berkata as Sa’di rahimahullah :

“Luqman berkata kepada anaknya, menasihatinya dengan perintah dan larangan, yang dibarengi dengan anjuran dan ancaman. Dia memerintahkan untuk ikhlas (dalam amalan) dan melarang dari syirik, kemudian menjelaskan sebabnya ” sesungguhnya syirik itu adalah sungguh kedzaliman yang sangat besar“.

Demikian karena tidak ada yang lebih dahsyat keburukannya daripada menyamakan antara makhuk yang tercipta dari tanah dengan Penguasa yang Maha Mengawasi, menyamakan antara makhluk yang tidak memiliki apapun dengan Dzat yang memiliki segala sesuatu, menyamakan antara makhluk yang selalu memiliki kekurangan dan selalu membutuhkan dengan Rabb yang Maha Sempurna lagi Maha Kaya, menyamakan makhluk yang sama sekali tidak mampu mendatangkan kenikmatan dengan Rabb yang senantiasa memberikan kenikmatan kepada makhlukNya, baik nikmat dalam agama, dunia dan akhirat mereka, juga nikmat dalam hati dan jasad mereka. Maka adakah kedzaliman yang melebihi hal ini?”

Berkata Ibnu Katsir rahimahullah :

“Luqman berwasiat kepada anaknya, manusia yang paling disayanginya dan yang paling berhak mendapatkan sesuatu yang paling utama untuk diketahui,di mana wasiat pertamanya adalah supaya mentauhidkan Allah dalam peribadatan, serta tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun. Kemudian dia memperingatkan anaknya bahwasannya syirik adalah kedzaliman yang paling besar.

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan, “ketika turun ayat :

{ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ } [الأنعام: 82]

Orang-orang yang beriman, dan tidak mencampur keimanan mereka itu dengan kedzaliman...” (al An’am : 82)

Para sahabat Nabi merasa berat dengan kandungan ayat ini. Mereka berkata “Siapakah di antara kami yang tidak mencampuri keimanannya dengan kedzaliman?” Maka Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda “Tidak demikian, apakah engkau tidak mendengar perkataan Luqman “Wahai anakku, janganlah kamu menyekutukan Allah, karena sesungguhnya menyekutukan Allah adalah suatu kezaliman yang besar.”

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s