Hukum Bersuci Menggunakan Kain dan Sejenisnya

Oleh : Ibnu Baz rahimahullah

(Majmu’ fatawa wa maqolat ibnu Baz Juz 29 soal No. 5 )

Soal : Tidak bisa bersuci menggunakan air karena sakit

Jawab : Mancukupi bagi Anda bersuci dengan kain yang suci dan sejenisnya seperti batu dan susu dengan tiga kali (usapan) atau lebih sampai kotoran itu hilang dari qubul (alat kelamin) dan dubur. Tidak mencukupi apabila kurang dari tiga kali usapan. Apabila tiga kali usapan belum cukup, maka boleh menambahkan usapan sehingga qubul dan dubur  bersih dari kotoran, dan Anda tidak perlu menambahkan dengan memakai air. Semoga Allah membersihkan Anda dan segenap kaum muslimin dari segala macam keburukan.

{dijawab oleh Syaikh pada 4-1-1410 H}

Hukum Bersuci Menggunakan Batu Padahal Terdapat Air

Oleh : Ibnu Baz rahimahullah

(Majmu’ fatawa wa maqolat ibnu Baz Juz 29 soal No. 6 )

Soal : Apabila saat seseorang sedang bersuci menggunakan batu kemudian dia mendapati air, apakah dia harus menyempurnakan istinja’ dengan menggunakan air ataukah dia harus mengulangi lagi beristinja’ (bersuci) dengan memakai air? Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

Jawab : Cukup baginya beristinja’ dengan batu. Dia boleh bersuci dengan batu dengan tiga kali usapan atau lebih sehingga bersih meskipun terdapat air; sebagaimana dijelaskan oleh hadist-hadist yang sahih dari Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wajib baginya untuk berwudhu menggunakan air. Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita semua.

{disebarkan di Majalah Da’wah No. 1578, 21 Ramadhan 1417 H}

Iklan

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s