Oleh : Fatawa Lajnah Da’imah

(Juz 2 No. 7150)

Pertanyaan : Dikatakan bahwa riddah/ murtad (keluar dari Islam) bisa terjadi dalam bentuk ucapan atau perbuatan. (Kami) berharap penjelasan secara ringkas dan jelas mengenai berbagai bentuk kemurtadan di dalam perbuatan, ucapan atau keyakinan.

Jawab : Riddah adalah kufur setelah (sebelumnya memeluk) Islam. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh ucapan, perbuatan, keyakinan dan (adanya) keraguan.

Siapa saja yang berbuat syirik kepada Allah, atau mengingkari sifat-sifat Rububiyah (sifat Ketuhanan) Allah, atau mengingkari ke-Esa-an Allah, atau mengingkari salah satu sifat-sifat Allah, atau mengingkari sebagian Kitab-kitab Allah, atau mengingkari sebagin Rasul (utusan) Allah, atau mengingkari haramnya sesuatu yang telah disepakati keharamannya, atau menganggap halal hal tersebut, atau mengingkari wajibnya salah satu rukun Islam yang lima, atau ragu terhadap wajibnya rukun Islam tersebut, atau ragu terhadap kejujuran (kebenaran) Muhammad Shallallohu ‘alaihi wa sallam atau Nabi selain beliau, atau ragu akan adanya kebangkitan (dari kubur), atau sujud kepada patung atau kepada bintang dan lain-lainnya, maka sungguh orang tersebut telah kafir dan murtad dari agama Islam.

Kewajiban Anda untuk membaca bab hukum-hukum murtad yang ada di dalam kitab-kitab fiqih Islam karena para ulama rahimahumullah telah bersungguh-sungguh (dalam menjelaskannya).

Dari uraian di atas, silakan Anda pelajari contoh-contoh kemurtadan di dalam ucapan, perbuatan, keyakinan dan bentuk kemurtadan karena (adanya) keraguan.

Iklan

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s