Wajibkah mengganti amal-amal wajib yang ditinggalkan oleh seorang yang murtad ketika dia kembali kepada Islam?

Oleh : Lajnah Da’imah

(Juz 2 No. 7150 soal ke-3)

Pertanyaan : Dinyatakan bahwasannya murtad karena ucapan dapat terjadi karena ucapan seperti mencela (ajaran) agama. Dikatakan pula bahwa amal kebaikan orang yang murtad tersebut menjadi batal (hilang), seperti amal sholat, puasa, zakat dll. Begitu pula dengan nadzarnya. Apakah wajib baginya untuk mengganti kewajiban-kewajiban yang dia tinggalkan ketika murtad, begitu pula amal-amalnya yang telah hilang itu? Apabila iya, apakah mencukupi mengganti puasa dengan berpuasa berturu-turut dalam beberapa hari?

Jawab : Sebelumnya sudah dijelaskan mengenai macam-macam kemurtadan, dan tidaklah disyaratkan  seseorang menjadi murtad (harus) dengan perkataan “Saya telah keluar dari agama saya”, meskipun ucapan tersebut juga termasuk bentuk kemurtadan. Tidak wajib bagi seorang yang murtad yang kembali kepada Islam untuk mengganti kewajiban-kewajibannya semasa murtadnya, seperti sholat, puasa dan zakatnya. Sedangkan amal-amal yang dikerjakannya sebelum murtad tidak menjadi hilang apabila dia kembali kepada Islam. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan bahwa hal (hilangnya pahala amalan) tersebut apabila dia mati dalam keadaan kafir. Sebagaimana di dalam firmanNya

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ

“(artinya) Sesungguhnya orang-orang kafir yang mati dalam keadaan kafir…”(al Baqarah :161)

Begitu pula firmanNya :

وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَة

“(artinya) Barang siapa di antara kalian yang murtad dari agamanya kemudian (dia) mati dalam keadaan kafir, maka merekalah orang-orang yang hilang amal-amal mereka di dunia dan di akhirat” (al Baqarah : 217)

Adapun nadzar yang dia ucapkan ketika masih muslim (sebelum murtad) masih dianggap ada. Apabila nadzar tersebut adalah sebuah ketaatan, wajib  menunaikannya ketika sudah masuk Islam kembali. Begitu pula tanggungannya yang berhubungan dengan hak Allah dan hak sesama masih dianggap ada.

وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.

Iklan

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s