Al Laits bin Sa’ad dan yang lainnya menuturkan, “Ada seorang lelaki yang menulis surat kepada Ibnu Umar. Ia meminta, ‘Tulislah surat kepadaku dengan ilmu seluruhnya.’ Maka beliau pun membalas suratnya, ‘Sesungguhnya ilmu itu banyak. Tetapi bila engkau mampu menemui Allah (meninggal) dalam keadaan lepas hukum karena darah manusia, kosong perutmu dari harta benda yang bukan milikmu, terjaga lidahmu dari merusak kehormatan mereka, serta teguh berpegang pada keutuhan jamaah mereka, maka lakukanlah’.”[1]

 

Sumber : Belajar Etika dari Generasi Salaf, Darul Haq


[1] Siyar A’lam an Nubala, 3/222

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

4 responses »

  1. Abu Abdirrohman mengatakan:

    makasih sudah berkunjung…
    Tadinya saya kira Anda adalah karkun JT, ga nyangka bahan bacaan Anda adalah link di atas dan yang semisalnya.

    Saran saya, tuntutlah ilmu dari kitab-kitab para ulama salafus salih panutan kita, kemudian berdakwahlah dengan ilmu tersebut. Jauhkan diri dari syubhat-syubhat yang dilontarkan oleh orang-orang yang sakit hatinya sebagaimana pada link di atas. Semoga Allah Ta’ala menambahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat.
    Barokallohu fikum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s