Bismillaah….

Tidaklah bersyukur kepada Allâh, seseorang yang tidak berterima kasih kepada manusia (Shahîh Sunan Abi Dâwud no. 4811)

Barang siapa tidak berterimakasih kepada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Allâh (Shahîh Sunan at-Tirmidzi no. 1954)

Saya tidaklah termasuk orang yang fanatik kepada toko tertentu, tidak pula hendak mempromosikan Indomaret.  Hanya saja di dekat tempat tinggal saya ada indomaret yang menyediakan secara cukup beragam kebutuhan sehari-hari. Ucapan terima kasih ini saya sampaikan setelah saya mengalami tiga kejadian yang -pada awalnya- kurang mengenakkan, namun akhirnya dapat diselesaikan dengan baik sekali.

Kejadian pertama, ketika ada perbedaan harga antara yang tercantum di rak dengan sistem komputer.

Bukan kebiasaan saya mengingat-ingat harga barang yang saya beli. Qadarullah waktu itu saya mencermati harga satu jenis barang di antara sekian barang yang saya beli. Ketika komputer menampilkan nilai harga yang berbeda, maka saya mempertanyakan harga mana yang akan dipakai. Setelah si supervisor turun tangan, akhirnya harga yang dibebankan kepada saya adalah harga yang lebih murah. Alhamdulillah.

Kejadian kedua, perbedaan nilai uang pada pengambilan cash via kartu debit.

Sudah menjadi kebiasaan saya kalo sedang kepepet dan malas ke mesin atm, saya mengambil uang cash via kartu debit sekalian belanja di indomaret (juga di toko lainnya yang menyediakan service serupa). Saat itu saya berniat mengambil sebesar 300 ribu rupiah. Barangkali karena kebiasaan saya mengambil uang cash sebesar 500 ribu rupiah, maka cashier menuliskan di mesin gesek (EDC) sebesar 500 ribu rupiah, namun uang cash yang diberikan kepada saya tetap sebesar 300 ribu sesuai permintaan saya. Saya pun pulang tanpa mengecek nilai uang di print out EDC maupun print out komputer cashier. Selang beberapa hari kemudian, ketika saya hendak membuang kertas-kertas yang saya anggap tidak berguna (termasuk print out pengambilan cash ini) iseng saya lihat kembali nilai yang tercetak. Betapa terkejutnya saya mengetahui nilai yang tercetak adalah 500 ribu rupiah. Saya pun mengajukan komplain ke Indomaret tanpa bukti kecuali print out EDC. Karena saya tidak memiliki bukti penerimaan uang -yang mestinya ada di struk belanja karena sudah saya buang- maka saya pun meminta Indomaret supaya menelusuri kembali transaksi yang dilakukan pada hari saat saya belanja. Qadarullah karyawan Indomaret tidak berhasil menelusuri secara detail tiap transaksi meskipun sudah berusaha keras (nah ini masukan buat Indomaret, mosok transaksi yang tercatat di komputer ga bisa ditelusuri? sistemnya diperbaiki donk !). Singkat cerita setelah diurus beberapa hari termasuk menyiapkan foto kopi KTP dan Buku Tabungan, akhirnya Indomaret mengembalikan kekurangan uang saya yang sebesar 200 ribu rupiah. Alhamdulillah

Kejadian Ketiga, barang yang baru dibeli rusak.

Waktu itu saya membeli lampu hemat energi yang diberi label/ merek “Indomaret”. Hanya bertahan beberapa jam saja, lampu itu pun mati. Keesokan harinya saya datang ke Indomaret menanyakan apakah lampu bisa diganti. Alhamdulillah diganti juga.

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

2 responses »

  1. wahyu am mengatakan:

    wah, sepertinya memang indomaret banget nih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s