HUKUM BERSALAM-SALAMAN SESUDAH SHALAT

(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Ibnu Baz, Juz 30, pertanyaan no. 56)

 

Pertanyaan : Sebagian orang seusai shalat tahiyatul masjid berjabat tangan dengan orang yang ada di samping kanan-kirinya. Apa hukumnya, dan apakah hal itu termasuk sunnah? Jazakukumullah khaira.

Jawab : Bismillah wal Hamdu Lillah. Yang sunnah adalah berjabat tangan dengan orang yang ada di samping kanan-kirinya setelah selesai shalat. Sungguh dahulu Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam berjabatan tangan dengan para sahabatnya bila berjumpa. Begitu pula para sahabat saling berjabat tangan di antara mereka jika bertemu.

Seorang yang masuk masjid dan sampai ke shaf, hendaklah ia mengucapkan salam sebelum mulai shalat. Kemudian sesudah shalat hendaknya ia menjabat tangan orang yang ada di samping kanan-kirinya, yaitu apabila dia belum menjabat tangan mereka sebelum shalat, demi meneladani Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat beliau. Padanya terdapat manfaat untuk menguatkan rasa kasih sayang dan menghilangkan kerisauan. Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 

والذي نفسي بيده لا تدخلون الجنة حتى تؤمنوا ولا تؤمنوا حتى تحابوا أفلا أدلكم على شيء إذا فعلتموه تحاببتم؟ أفشوا السلام بينكم

 

“Demi Zat yang jiwaku ada di tanganNya, kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman. Kalian tidak –dianggap- beriman –dengan sempurna- sehingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang apabila kalian kerjakan niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkan salam di antara kalian.” (H.R Muslim : 54)

 

 

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s