Allat Ta’ala berfirman :

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آَمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآَتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

”Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” [At-Taubah : 18].

Ibnu Katsir rahimahullah membawakan sebuah riwayat dari Imam Ahmad : Suraij telah menceritakan kepada kami, bahwa Ibnu Wahb telah menceritakan kepada kami, dari ‘Amr ibnu al-Harits, bahwa Darraj Abu as-Samh telah menceritakan kepadanya, dari Abu al-Haitsam, dari Abu Sa’id al-Khudriy radhiyallohu ‘anhu, bahwa Rasulullahshallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إذا رأيتم الرجل يعتاد المسجد فاشهدوا له بالإيمان؛ قال الله تعالى: { إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ }

“Jika engkau melihat seseorang terbiasa –pergi- ke masjid, maka persaksikanlah keimanannya, Allah Ta’ala berfirman –artinya- : Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian” [al-Musnad (3/68), Sunan at-Tirmidziy (3093), al-Mustadrok (2/332)][1]

Beliau –Ibnu Katsir- juga membawakan sebuah atsar dari Ibnu ‘Abbas radhiyallohu ‘anhuma bahwasannya beliau berkata, “Barangsiapa yang mendengar panggilan shalat –yaitu adzan- kemudian tidak menjawabnya dan mendatanginya ke masjid maka tidak ada shalat baginya. Sungguh dia telah durhaka kepada Allah dan RasulNya. Allah Ta’ala berfirman –artinya- “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian” [diriwayatkan oleh Ibnu Mardawaih].[2]

Abdurrahman as-Sa’diy rahimahullah menjelaskan :

“Maka Allah Ta’ala menyifati mereka dengan keimanan yang bermanfaat, dan menegakkan amal-amal shalih, yang mana induknya adalah shalat dan zakat, dan –Allah menyifati mereka- dengan rasa takut kepada Allah yang mana hal tersebut adalah pokok dari semua kebaikan, maka pada hakikatnya merekalah yang disebut orang-orang yang memakmurkan masjid dan merekalah ahli masjid.

Adapun orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari Akhir, tidak memiliki rasa takut kepada Allah, mereka bukanlah pemakmur masjid, bukan pula ahlinya. Meskipun mereka mengaku-aku dan menyangka demikian.”

Bentuk memakmurkan masjid :

1. Memakmurkan secara fisik : dengan membangun, memperbaiki dan merenovasinya.

2. Memakmurkan secara maknawi : menegakkan shalat, dzikrullah, tilawah al-Quran, menyampaikan ilmu syar’i dan lain-lain [Fathu al-Bariy li Ibni Rajab (3/235)].

Sebagai penutup, kami bawakan riwayat berikut ini :

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah akan memanggil pada hari kiamat : Di manakah tetanggaku? Di manakah tetanggaku? Maka para malaikat berkata, “wahai Rabb kami, siapa yang layak menjadi tetanggaMu?” Maka Allah berfirman, “di manakah orang-orang yang memakmurkan masjid?”.[riwayat al-Harist ibnu Abi Usamah dalam Musnadnya (1/16), di-shahih-kan oleh al-Albaniy dalam ash-Shahihah (2728)].

Allohu a’lam


[1] Abu ‘Isa at-Tirmidziy berkata : hadist hasan gharib [Jami’ at-Tirmidziy (3093)], dan di-dha’if-kan oleh al- Albaniy [Tamamu al-Minnah 1/291, al-Misykat (723) dan beliau berkata : maknanya shahih]..

[2] Terdapat riwayat yang senada dari Ibnu ‘Abbas secara marfu’ dengan redaksi “barangsiapa yang mendengar panggilan –adzan- kemudian tidak mendatanginya maka tidak ada shalat baginya, kecuali ada ‘udzur” [dikeluarkan oleh : Abu Dawud, Ibnu Majah, ad-Daruquthniy, al-Hakim dan al-Baihaqi dengan sanad shahih, dishahihkan oleh an-Nawawi, al-‘Asqalaniy, adz-Dzahabi dan al-Hakim; lihat Silsilah adh-Dha’ifah dan Irwa’ al-Ghalil oleh al-Albaniy].

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s