PEMBAGIAN KALAM

وأقسامه ثلاثة : اسم و فعل و حرف جاء لِمعنًَي

al Kalam terbagi menjadi tiga, yaitu : isimfi’il dan huruf yang memiliki makna”

Penjelasan :

Kalimat Isim : هو كلمة د لّت علي معنيًَ في نفسِها ولمْ تقترِنْ بزمانٍِ وضعا

“yaitu kata yang menunjukkan makna untuk dirinya sendiri, dan tidak ada hubungannya dengan waktu tertentu”[1]

Di dalam bahasa Indonesia, barangkali kalimat isim ini lebih tepat disebut dengan kata benda.

Contoh :

بَيْتٌُ      = rumah

يَدٌُ         = tangan

محمّدٌُ    = Muhammad

Kalimat Fi’il : هو كلمة د لّت علي معنيًَ في نفسِها واقترَنتْ بأحد الأزمنة الثلاثة وضعا

“yaitu kata yang menunjukkan makna untuk dirinya sendiri, dan berkaitan dengan salah satu dari tiga jenis waktu”[2]

Jenis-jenis waktu yang dimaksud :

  1. Waktu lampau/ al madhiy (الماضي)
  2. Waktu sekarang/ al hal (الحال)
  3. Waktu akan datang/ al istiqbal (الإستِقبال)

Di dalam bahasa Indonesia, barangkali kalimat fi’il ini lebih tepat disebut dengan kata kerja.

Contoh :

جَلًسَ     = (telah) duduk

يَنْصُرٌ   = (sedang/ akan) menolong

يَرْمِي    = (sedang/ akan) melempar

Kalimat Huruf : هو كلمة د لّت علي معنيًَ في غيرها

“yaitu kata yang menunjukkan suatu makna disertai dengan kata lainnya”[3]

Di dalam bahasa Indonesia, barangkali kalimat huruf ini lebih tepat disebut dengan kata Bantu/ sandang.

Contoh :

مِنْ        = dari

عَليَ      = di atas

بِ         = dengan


[1] Catatan dars al Ajurumiyah, Ma’had al Huda.

[2] idem

[3] idem

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s