عَنْ أبي هريرة رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
” لا يَقْبَلُ الله صَلاةَ أحَدكُمْ إذَا أحْدَثَ حَتَى يَتَوضًأ

Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Allah tidak menerima shalat salah seorang di antara kalian bila berhadats sampai dia berwudhu” [Bukhari (135), Tirmidzi (76), Ahmad (2/318)].

Makna Umum

Allah pembuat syari’at yang Maha Bijaksana telah memberikan petunjuk kepada orang yang hendak shalat supaya dia memasuki shalat dalam keadaan yang baik dan kondisi yang indah. Shalat adalah hubungan yang kokoh antara seorang hamba dengan Rabbnya. Shalat adalah jalan bagi seorang hamba untuk bermunajat kepadaNya. Oleh karenanya Allah perintahkan untuk berwudhu dan bersuci dengannya. Dia juga memberitahukan bahwa shalat tidak akan diterima tanpanya.

Faidah :

  1. Shalatnya orang yang berhadats tidak akan diterima sehingga dia suci dari dua hadats, hadats besar dan hadats kecil.
  2. Hadats termasuk pembatal wudhu, juga pembatal shalat.
  3. Yang dimaksud dengan “tidak diterima” adalah shalatnya tidak sah dan tidak pula mendapatkan pahala.
  4. Hadits ini menunjukkan bahwa suci adalah syarat sah shalat.

—-

Sumber : Taisir al-‘Allam Syarh ‘Umdatu al-Ahkam, Abdullah bin Abdur-Rahman al-Bassam (secara ringkas).

About Abu Abdirrohman

Abu Abdirrohman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s