Syubhat Seputar Sahabat : Benarkah Allah Ta’ala Tidak Memuji Seluruh Sahabat?

landscape02Mereka berdalil dengan firman Allah:

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعاً سُجَّداً يَبْتَغُونَ فَضْلاً مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَاناً سِيمَـهُمْ فِى وُجُوهِهِمْ مِّنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِى الإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّـلِحَـتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْراً عَظِيماً

Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan  hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang- orang Mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dari mereka, ampunan dan pahala yang besar. ” (QS. Al-Fat-h: 29) Baca lebih lanjut

BERDIALOG DENGAN TERORIS (BELAJAR DARI PENGALAMAN ARAB SAUDI DALAM MENUMPAS TERORISME)

dialogOleh : Ustadz Anas Burhanuddin, MA

PENGANTAR
Setan memiliki dua pintu masuk untuk menggoda dan menyesatkan manusia. Jika seseorang banyak melanggar dan berbuat maksiat, setan akan menghiasi maksiat dan nafsu syahwat untuk orang tersebut agar tetap jauh dari ketaatan. Sebaliknya jika seorang hamba taat dan rajin ibadah, setan akan membuatnya berlebihan dalam ketaatan, sehingga merusak agamanya dari sisi ini. Para Ulama menyebut godaan jenis pertama sebagai syahwat, dan yang kedua sebagai syubhat. Meski berbeda, keduanya saling berkaitan. Syahwat biasanya dilandasi oleh syubhat, dan syubhat bisa tersemai dengan subur di ladang syahwat [1]
Baca lebih lanjut

SIAPA SEBENARNYA PEMBANGKIT RADIKALISME DAN TERORISME MODERN DI TENGAH UMAT ISLAM?

War-casualtiesOleh : Ustadz Muhammad Arifin Badri, MA

Dunia internasinal secara umum dan negeri-negeri Islam secara khusus, telah digegerkan oleh ulah segelintir orang yang menamakan dirinya sebagai pejuang kebenaran. Dahulu, banyak umat Islam yang merasa simpatik dengan ulah mereka, karena sasaran mereka adalah orang-orang kafir, sebagaimana yang terjadi di gedung WTC pada 11 September 2001. Akan tetapi, suatu hal yang sangat mengejutkan, ternyata sasaran pengeboman dan serangan tidak berhenti sampai di situ. Sasaran terus berkembang, sampai akhirnya umat Islam pun tidak luput darinya. Kasus yang paling aktual ialah yang menimpa Pangeran Muhammad bin Nayif Alus Sa’ûd, Wakil Menteri Dalam Negeri Kerajaan Saudi Arabia.
Baca lebih lanjut

Kiat Mengatasi Terorisme Di Tengah Kaum Muslimin

terorOleh : Ustadz Ahmas Faiz bin Asifuddin

Ada beberapa cara yang secara teoritis dapat ditempuh oleh kaum Muslimin dan pihak-pihak berkepentingan untuk mengatasi dan memutuskan berlangsungnya kegiatan teror. Namun, secara praktis memerlukan kesungguhan dan keikhlasan kerja dari berbagai pihak. Motivasi yang mendorong kerja keras ini, yang paling pokok adalah keimanan kepada Allah Azza wa Jalla, dengan maksud mencari ridha serta pahala-Nya. Sehingga yang diutamakan adalah kemaslahatan dan kepentingan umum, bukan kemaslahatan dan kepentingan pribadi. Dengan demikian, akan tercipta upaya penanggulangan bersama, dalam lingkup ta’âwun ‘alal al-Birri wat-Taqwa (tolong menolong serta kerjasama berdasarkan kebaikan dan ketakwaan), bukan atas dasar berebut kepentingan duniawi yang memicu persaingan tidak sehat dan saling mencurigai.
Baca lebih lanjut

Silatur-Rahim dan Penjelasannya

relationOleh : Dr. Fadhl Ilahi

Diantara pintu-pintu rizki adalah silaturrahim. Pembicaraan masalah ini -dengan memohon pertolongan Allah- akan saya bahas melalui empat point berikut.

1. Makna Silaturrahim
2. Dalil Syar’i Bahwa Silaturrahim Termasuk Diantara Pintu-Pintu Rizki
3. Apa Saja Sarana Untuk Silaturrahim .?
4. Tata Cara Silaturrahim Dengan Para Ahli Maksiat.
Baca lebih lanjut

Pembagian As-Sunnah Menurut Sampainya Kepada Kita

haditsOleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Sanad Dan Matan
Sanad (سَنَدٌ) atau isnad (إِسْنَادٌ) secara bahasa artinya sandaran, maksudnya adalah jalan yang bersambung sampai kepada matan, rawi-rawi yang meriwayatkan matan hadits dan menyampaikannya. Sanad dimulai dari rawi yang awal (sebelum pencatat hadits) dan berakhir pada orang sebelum Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yakni Shahabat. Misalnya al-Bukhari meriwayatkan satu hadits, maka al-Bukhari dikatakan mukharrij atau mudawwin (yang mengeluarkan hadits atau yang mencatat hadits), rawi yang sebelum al-Bukhari dikatakan awal sanad sedangkan Shahabat yang meriwayatkan hadits itu dikatakan akhir sanad. Baca lebih lanjut

As-Sunnah Dan Para Penentangnya Di Masa Lalu Dan Masa Sekarang

sunnah-atau-bidahOleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

A. As-Sunnah Dan Para Penentangnya Di Masa Lalu
Dalil-dalil yang telah dikemukakan dari Al-Qur-an, As-Sunnah, dan Ijma’ sangatlah jelas bahwa tidak boleh bagi siapa pun menolak Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan alasan hanya berpegang kepada Al-Qur-an saja. Karena satu hal yang mustahil bagi orang yang berkata bahwa ia kembali kembali kepada Al-Qur-an dan As-Sunnah, tetapi ia sendiri menolak dalil-dalil As-Sunnah dengan alasan tidak cocok dengan akal atau yang lainnya. Adapun sebagian mereka yang menolak As-Sunnah karena memang belum jelas baginya kedudukan As-Sunnah dalam syari’at, atau karena kebodohannya, maka kepada orang seperti ini harus diberikan pemahaman melalui proses wajib belajar. Sedangkan bagi mereka yang menolaknya dengan sengaja dan terang-terangan mengingkari hujjah-hujjah As-Sunnah padahal ia mengetahui wajibnya berpegang kepada As-Sunnah, maka orang ini adalah kafir.[1] Baca lebih lanjut

Sah kah Shalat Jika Dahi Tertutup Saat Sujud?

sujudDek, rambutnya jangan nutupi dahi, nanti shalatnya tidak sah.” Begitulah kira-kira ucapan seorang bapak kepada saya ketika saya shalat di samping beliau.

Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ وَالْيَدَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ وَلَا نَكْفِتَ الثِّيَابَ وَالشَّعَرَAku diperintahkan untuk sujud dengan tujuh anggota badan;  kening -dan beliau menunjuk hidungnya-, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua kaki. Dan aku diperintahkan untuk tidak menahan pakaian atau rambut.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Baca lebih lanjut

Berapa Lama Khatam Al-Qur’an..?

al-quran-4Berapa Lama Khatam Al-Qur’an..?

Berkata Ibnu Qudamah rahimahullah:
“Dimakruhkan menunda khatam Al-Qur’an lebih dari empat puluh hari..!”

Al-Qurthubi rahimahullah berkata:
“Empat puluh hari itu adalah waktu khatam bagi orang-orang lemah dan yang mempunyai banyak kesibukan..!”

sumber

TATA CARA PUASA ENAM HARI BULAN SYAWWAL

morning-sun-w-05
Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan masyru’ (disyari’atkan). Pendapat yang menyatakan bid’ah atau haditsnya lemah, merupakan pendapat bathil [1]. Imam Abu Hanifah, Syafi’i dan Ahmad menyatakan istihbab pelaksanaannya [2].

Adapun Imam Malik, beliau rahimahullah menilainya makruh. Agar, orang tidak memandangnya wajib. Lantaran kedekatan jaraknya dengan Ramadhan. Namun, alasan ini sangat lemah, bertentangan dengan Sunnah shahihah. Baca lebih lanjut

SHAHIH DAN DHAIF HADITS PUASA ENAM HARI BULAN SYAWWAL

morning-sun

Pembaca,
Berikut kami sampaikan beberapa hadits yang shahih maupun dhaif, berkaitan dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal. Hadits-hadits ini kami ambil dari pendapat Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani sebagaimana tersebut dalam kitab yang membahasnya. Semoga bermanfaat. (Redaksi)

Baca lebih lanjut

Cara Membersihkan Najis

Kran airPERTANYAAN :
Bismillah
Bagaimana adab dalam mencuci pakaian?
  • Bagaimana bila ada pakaian dengan najis (misal terkena air kencing atau terkena tinja), apakah harus disendirikan?
  • Bagaimana dengan pakaian untuk sholat (mukena atau sarung), apakah harus tersendiri juga mencucinya? Haruskah tujuh kali bilas?
  • Bagaimana juga dengan pakaian biasa yang kita pakai untuk sholat, haruskah dicuci seperti halnya mencuci mukena/sarung?
Mohon pencerahan, terima kasih.

Baca lebih lanjut

Hukum Puasanya Musafir Padahal Ia Merasa Berat

33768wideOleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
http://almanhaj.or.id/content/1959/slash/0/hukum-puasa-musafir-melihat-realita-sekarang-ini-puasa-tidak-memberatkan/

Pertanyaan
Syaikh Muhamamd bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukumnya puasa musafir padahal ia merasa berat ?

Jawaban
Apabila puasa dirasa memberatkan dan membebaninya maka itu menjadi makruh hukumnya, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat seseorang pingsan, orang-orang disekitar beliau berdesak-desakan, beliau bertanya : “Kenapa orang ini?”. Mereka menjawab. “Dia berpuasa”. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ليس من البر الصيام في السفر

“Puasa di waktu bepergian bukanlah termasuk kebaikan” [1] Baca lebih lanjut

BAGAIMANA CARA SHALAT DAN PUASANYA MUSAFIR ?

vladstudio_airlines2_1024x768_signedOleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
http://almanhaj.or.id/content/1486/slash/0/bagaimana-cara-shalatnya-musafir/

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bagaimana cara shalat musafir dan bagaimana pula puasanya ?

Jawaban
Shalat musafir adalah dua raka’at sejak saat dia keluar dari kampung halamannya sampai kembali kepadanya, berdasarkan kata-kata Aisyah Radhiyallahu ‘anhuma. Baca lebih lanjut

Perjalanan Seorang Atheis Memeluk Islam

Islam my faithKisah Muslim – Sederhananya ceritaku dimulai pada tahun pertama aku kuliah. Aku mengalami tahun dimana banyak masalah menerpaku, orang tuaku bercerai tahun itu, anjingku mati, itu merupakan hari menyedihkan, subhanallah.  Aku mengalami dua kali kecelakaan mobil dalam angka dua minggu. Dan hal yang menyedihkan juga, temanku meninggal tahun itu.

Kupikir tahun itu membuatku berpikir “Kenapa aku disni? Apa tujuan kehidupan? Kenapa aku harus bangun di pagi hari? Kenapa aku peduli? Kenapa aku tidak duduk di sofa dan menonton TV saja?” Baca lebih lanjut